Tampilkan postingan dengan label Microcontroller. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Microcontroller. Tampilkan semua postingan

Jumat, 06 Maret 2015

Programmable Gain Amplifier (PGA) MCP6S21 menggunakan Arduino

PGA atau Programmable Gain Amplifier adalah OpAmp yang memiliki gain pada range tertentu dan dapat diprogram. Jika pada OpAmp biasa pensettingan gain dilakukan menggunakan konfigurasi resistor, maka pada PGA setting gain dilakukan dengan menggunakan software. Hal ini sangat berguna untuk pengukuran besaran analog atau pengaturan tegangan analog yang bersifat dinamis. Yang mana dibutuhkan besaran gain yang fleksibel sesuai kebutuhan.



Pada posting kali ini, PGA yang digunakan adalah MCP6S21 dari Microchip. MCP6S21 memiliki besaran gain +1, +2, +4, +5, +8, +10, +16 dan +32 dengan bandwith 2-12 MHz (typ). MCP6S21 hanya memiliki 1 (satu) channel input. MCP6S21 menggunakan komunikasi SPI untuk pengaturan gain maupun mode shutdown. Model PGA MCP6S21 tidak memiliki pin SO (MISO).





Berbeda dengan tipe MCP6S26 yang memiliki 6 channel input dan MCP6S28 dengan 8 channel input sehingga dapat sekaligus berfungsi sebagai multiplexer. MCP6S26 dan MCP6S28 memiliki pin SO (MISO) sehingga memungkinkan konfigurasi daisy chain (cascade atau bersambung dengan menggunakan SPI yang sama)


Berikut adalah source code untuk mengatur gain dan mode shutdown pada PGA MCP6S21. Code ini dibuat berdasarkan datasheet dan referensi lain. Source code berikut memungkinkan merubah gain maupun mode shutdown melalui serial terminal. Sehingga bisa dikembangkan untuk komunikasi dengan program desktop lain (seperti VB, Delphi, C atau yang lain).

/*
Author: Muhammad Nurul Puji
muhammadpuji.its@gmail.com
6 Mar 2015
*/

#include <SPI.h>
/*
CS- to pin 10 (SS Pin)
SI- to pin 11 (MOSI Pin)
CLK - to pin 13 (SCK Pin)
*/
const int CS_PGA = 10;  //#define CS_PGA 10

char buff_char;
String buff_string = "";
int gain;

void setup()
{
  //setting SPI-PGA MCP6S2x
  pinMode(CS_PGA,OUTPUT);
  SPI.begin();
  SPI.setBitOrder(MSBFIRST);  //MSB first bit order
  SPI.setDataMode(SPI_MODE0);  //SPI Mode 0
  SPI.setClockDivider(SPI_CLOCK_DIV4);  //16MHZ/4=4MHZ
  
  //setting Serial
  Serial.begin(57600);
  delay(1);
  Serial.println("");
  Serial.println("Welcome Muhammad Nurul Puji");
  Serial.println("Silahkan masukkan nilai gain yang diinginkan");
  Serial.println("0--> +1; 1--> +2; 2--> +4; 3--> +5; 4--> +8; 5--> +10; 6--> +16; 7--> +32; Other--> Shutdown");
  Serial.println("");
  delay(1);
}

void loop()
{
  while(Serial.available()) {
    buff_char = Serial.read();
    buff_string.concat(buff_char);
    delay(1);  //delay ini sangat penting
  }  

  if(buff_string != ""){
    gain=buff_string.toInt();  
    if(gain<=7){
    PGA_set_gain(gain); 
    Serial.println("Gain is Changed");
    }
    else{
    PGA_shutdown();
    Serial.println("PGA is Shutdown");
    }
    buff_string="";
  }
}

//pengaturan set nilai gain pada PGA MCP6S21
void PGA_set_gain(int gain){
  int instruction = 0b01000000;  //untuk instruksi merubah gain
  digitalWrite(CS_PGA,LOW);
  SPI.transfer(instruction);   
  SPI.transfer(gain);    //set gain
  digitalWrite(CS_PGA,HIGH);
}

//untuk shutdown pada PGA MCP6s21
void PGA_shutdown(){
  int instruction = 0b00100000;  //untuk instruksi shutdown
  digitalWrite(CS_PGA,LOW);
  SPI.transfer(instruction);
  SPI.transfer(0);    //hanya untuk memenuhi aturan 16bit
  digitalWrite(CS_PGA,HIGH);
}



Prosedur PGA_set_gain() dan PGA_shutdown() dapat dikembangkan untuk PGA MCP6S26 maupun MCP6S26 baik mode single maupun mode daisy chain serta untuk pemilihan channel. Hal ini harus disesuaikan dengan datasheet.

Thanks to Mas Rohmadi (http://rohmadi.my.id) atas pinjaman Oscilloscopnya :)
--
Referensi:
http://ww1.microchip.com/downloads/en/DeviceDoc/21117B.pdf (Datasheet)
http://forum.arduino.cc/index.php?topic=19775.0

Kamis, 26 Februari 2015

Arduino Komunikasi serial dan pemisahan terhadap separator perintah

Berikut adalah penggunaan Arduino dengan komunikasi serial. Yang mana perintah dikirim dari pc melalui komunikasi serial. Perintah yang dikirim oleh pc memiliki format "data_1""separator""data_2". Disini separator yang digunakan adalah tanda "+". Misalnya pc mengirimkan perintah "12+3" maka Arduino harus memisahkan perintah tersebut menjadi data_1 dan data_2. Pada percobaan kali ini data_1 dan data_2 kemudian dijumlahkan.

Berikut adalah sourcecode yang digunakan: 


/*
Author: Muhammad Nurul Puji
muhammadpuji.its@gmail.com
16 Feb 2015
*/

char buff_char;
String buff_string = "";
float data_1, data_2, total;
String buff_data_1, buff_data_2;

void setup()
{
  Serial.begin(57600);
  delay(100);
  Serial.println("Welcome Muhammad Nurul Puji");
  Serial.println("");
  delay(1000);
}

void loop()
{
 

while(Serial.available()) {  //blok untuk menerima perintah serial    
    buff_char = Serial.read();
    buff_string.concat(buff_char);
    delay(1);  //delay ini sangat penting
  } 
 
 
  if(buff_string != ""){
    buff_data_1=(splitValue(buff_string, '+', 0));  //memisahkan string data dengan string separator "+"
    buff_data_2=(splitValue(buff_string, '+', 1));
   
    //char buff[buff_data_1.length()];               //mengubah string ke float
    //buff_data_1.toCharArray(buff,buff_data_1.length()+1);
    //data_1=atof(buff);

    data_1=buff_data_1.toInt();   //cara singkat mengubah string ke number
   
    //buff[buff_data_2.length()];                    //mengubah string ke float
    //buff_data_2.toCharArray(buff,buff_data_2.length()+1);
    //data_2=atof(buff); 

    data_2=buff_data_2.toInt();   //cara singkat mengubah string ke number   
    

    total = data_1 + data_2;
   
    Serial.print("Perintah awal adalah ");
    Serial.print(buff_string);  //bukan println karena perintah dikirim setelah ditekan enter
    Serial.print("Data 1 = ");
    Serial.println(data_1);
    Serial.print("Data 2 = ");
    Serial.println(data_2);
    Serial.print("Total data adalah ");
    Serial.println(total);
    Serial.println("");
   
    buff_string="";
  }
}

//Function untuk memisahkan data dengan separator

String splitValue(String data, char separator, int index){
  int found = 0;
  int strIndex[]={0, -1};
  int maxIndex = data.length()-1;
  for(int i=0; i<=maxIndex && found<=index; i++){
    if(data.charAt(i) == separator || i==maxIndex){
      found++;
      strIndex[0] = strIndex[1]+1;
      strIndex[1] = (i == maxIndex) ? i+1 : i;
    }
  }
  return found>index ? data.substring(strIndex[0], strIndex[1]) : "";
}



Referensi: dari postingan - postingan sebelumnya...........
--
Semoga bermanfaat

Selasa, 24 Februari 2015

Source code untuk mengenali pola data string dan memisahkannya dalam masing-masing variabel

Berikut adalah beberapa code untuk mengenali pattern ato pola string kemudian data string tersebut dapat dipisah sesuai "separator" yg digunakan. Source code berikut sangat powerfull dan terpilih dari beberapa sumber.

Pemisahan pattern string sangat penting dalam pemberian perintah (command), misal dalam aplikasi mikrokontroler yg diperintah oleh PC (atau mikrokontroller lain) untuk kontrol pengambilan data. Sehingga dalam sekali kirim perintah bisa dimasukkan beberapa parameter yg diinginkan. Kemudian mikrokontroller bisa memisahkan parameter-parameter tsb dgn sourcecode berikut ini.

Excellent code....

Stackexchange.com







Stackoverflow.com



Github.com



--
Sumber referensi (dicopy tgl 15 Februari 2015)
http://arduino.stackexchange.com/questions/1013/how-do-i-split-an-incoming-string
http://stackoverflow.com/questions/9072320/split-string-into-string-array
https://github.com/ka1/sousVide/blob/master/arduino/TempYun/functions.ino#

Cara mengetahui ip address raspberry atau perangkat lain yg terhubung pada wifi yg sama

1. Install nmap [jika belum ada]: sudo apt install nmap 2. Cek ip address komputer (yg akses ke wifi yang sama): ip addr misal hasilnya 192....